Menelusuri Website Tomodachi Photography

29 Jun 2015

Photography is a love affair with life. (Burk Uzzle)

Pernikahan adalah salah satu hal yang paling memorable dalam hidup setiap orang. Seperti halnya tanggal lahir, tanggal pernikahan pun menjadi tanggal yang ada dalam memori otak. Karena pernikahan begitu mengesankan, pastinya harus didokumentasikan dengan apik supaya dapat dilihat oleh anak cucu. Pasangan pengantin pun berusaha memberikan pose-pose menarik dan romantis supaya album pernikahannya selalu terlihat menarik. Tak heran banyak calon pengantin yang mencari-cari referensi foto pernikahan untuk dijadikan inspirasi foto pernikahannya. Dengan kemajuan teknologi, banyak referensi website dan media sosial yang dapat dijadikan inspirasi calon pengantin sebelum mendokumentasikan momen pentingnya.

Adapun website fotografi yang dapat dijadikan referensi sekaligus recommended untuk mendokumentasikan momen pernikahan adalah. Sepintas namanya memang mirip dengan restoran jepang yang popular di Bandung. Tapi tak ada sangkut pangkutnya loh antara restoran dengan website Tomodachi Photography.

Tomodachi berasal dari Bahasa Jepang yang artinya teman. Hmm, sepertinya owner Tomodachi Photography yang bernama JJ. Haruki mengganggap client sebagai teman sehingga hubungan dengan client semakin akrab. Saat ini, Tomodachi Photography sudah memiliki lokasi di Bali, Lombok, Flores. Bahkan salah satu fotografernya tinggal di Jepang. Sehingga memungkinkan client untuk melakukan photo session di Jepang. Oh iya, Tomodachi Photography tidak hanya melayani foto pernikahan tapi juga pre wedding, pertunangan, modelling, foto keluarga dan event lainnya.

Saat menelusuri website Tomodachi Photography, banyak hal yang menarik bagiku, seperti:

Foto-foto cantik dan romantis

Capturing gorgeous images at balanced setting at the right split second requires the professionals, or as wise men say, the right wo/men behind the machines.
Good images are produced by those who are passionate about making them great. (Tomodachi Photography)

Kualitas foto Tomodachy Photography memang patut diacungi jempol. Ekspresi model yang natural dipadukan angle yang pas, pose romantis dan warna foto yang tajam membuatku tertarik berlama-lama memandangi website www.tomodachiphotography.com. Apalagi foto-fotonya ditata rapi dengan filter yang sesuai dengan suasana pemotretan. Sehingga terlihat seperti story telling dan aku yang melihat pun ikut merasakan suasana fotonya. Terlihat bahwa fotografernya memang fotografer profesional. Keren!

Sedikit saran yang membagun untuk Tomodachi Photography

Sebaiknya Tomodachi Photography memberikan bookmark pada setiap foto yang dipajang pada website www.tomodachiphotography.com. Jaga-jaga karena khawatir foto-foto cantik Tomodachi Photography disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Sudah banyak loh kasus penyalahgunaan foto yang diambil dari sebuah website kemudian digunakan untuk komersil bahkan diedit untuk keperluan jahat.

Design sederhana dan elegan

If there’s one thing you learn by working on a lot of different Web sites, it’s that almost any design idea–no matter how appallingly bad–can be made usable in the right circumstances, with enough effort. (Steve Krug, Don’t Make Me Think: A Common Sense Approach to Web Usability)

Kesan pertama melihat website Tomodachi Photography adalah sederhana dan elegan.* Jargon ini mirip dengan jargon keluarga presiden Jokowi ya? Website memiliki background putih sehingga foto-foto yang dipajang terfokuskan dan terlihat tajam. Selain itu, penataan website juga rapi. Sangat jarang bahkan tidak ditemukan iklan, banner, sounding dan atribut-atribut lainnya yang tidak semua viewer nyaman melihatnya. Sehingga viewer betah melihat website Tomodachi Photography.

Sedikit saran yang membagun untuk Tomodachi Photography

Aku tau salah satu tujuan pembuatan website Tomodachi Photography untuk komersil sehingga client tertarik bekerja sama. *Beda dengan blog aku ini yang ngga menarik sehingga tidak ada branded yang tertarik. Hiks. Karena itu design perlu dibuat dengan cantik sehingga viewer betah berlama-lama menelusuri website.

Meskipun sederhana dan elegan, namun beberapa orang yang suka warna-warni kurang tertarik melihat warna design yang seperti white board. Background putih dan tulisan abu-abu. Sebaiknya ada sedikit tambahan warna lain yang lembut pada kotak menu. Satu warna pastel sudah cukup kok supaya kesannya lebih berwarna. Selain itu, warna tulisan yang abu-abu terlihat kurang tegas dan agak blur. Saran aku, sebaiknya warna tulisannya itu hitam supaya tegas.

Akses normal

It’s quite normal for e-commerce sites to increase sales by 100% or more as a result of usability. More important, they can probably avoid 9 of 10 returns by eliminating most mis-designed items (a 1000% improvement of the error rate metric). (Jakon Nielson)

Loading yang cepat pasti membuat viewer nyaman berlama-lama browsing. Saat menelusuri website Tomodachi Photography menurutku aksesnya cukup normal. Selain itu, website juga sudah user friendly dengan mobile. Saat mengakses via mobile, design tertata seperti saat melihat pada PC/laptop. Slide show pada home juga terlihat saat melihat dengan mobile. Kecepatan loading pun juga normal.

Sedikit saran yang membagun untuk Tomodachi Photography

Loading website menurutku tergolong normal. Artinya tidak terlalu cepat seperti membolak-balik buku. Bisa saja disebabkan oleh jaringan internet yang agak lambat. Bisa juga disebabkan oleh foto-foto dengan size yang besar. Karena saat menelusurinya, memang saat meng-klik menu yang berisi tulisan semua itu loading cepat. Tapi saat meng-klik menu yang banyak fotonya terlihat lambat. Lambatnya itu karena tampilan fotonya. Sepertinya Tomodachi Photography perlu memperkecil foto sesuai dengan size foto website yang tidak sampai MegaByte.

Kreatif

Menurutku website Tomodachi Photography sudah kreatif apalagi saat melihat foto-foto yang dipajang. Wuih, membuat orang takjub.

Sedikit saran yang membagun untuk Tomodachi Photography

Jika boleh saran nih, sebaiknya ditambah video supaya suasana foto makin hidup. Biasanya setiap paket foto pernikahan diselipkan video, kan? Akan lebih baik jika ada 2-3 video yang dipajang dalam website.

Konten yang to the point

Content is anything that adds value to the reader’s life. (Avinash Kaushik)

Good content is the stuff of love affairs. (Tom Webstert)

Konten adalah faktor utama yang membuat viewer tertarik. Bagiku lebih keren mempertajam konten daripada menghias design website. Buat apa design keren, tapi isi konten sedikit bahkan tidak memberikan informasi yang baik kepada viewer.

Menurutku konten website Tomodachi Photography to the point. Informasi yang disampaikan sudah cukup jelas. Ada 4 menu yang menunjukan konten fotografi, yaitu:

Home; halaman pertama yang dilihat saat menelusuri website Tomodachi Photography. Aku suka dengan tampilan foto-foto dalam bentuk slide show. Kesannya high tech. Di bawah foto terpampang media sosial seperti facebook, twitter, Instagram, Pinterest yang sudah terintegrasi sehingga memudahkan viewer mencari kontak Tomodachi Photography. Bagian bawah media sosial juga dipampang komunitas yang diikuti fotografer. Terlihat bahwa fotografer adalah orang yang senang bersosialisasi, eksis dan suka belajar dengan fotografer profesional lainnya.

Gallery; berisi foto-foto dari client Tomodachi Photography yang mayoritas orang China dan Asia Timur. Pada gallery juga ada categories: wedding, pre wedding, family portrait. Diantara foto-foto yang terpajang, favoritku adalah foto-foto pasangan Zheng Zhuo dan Wei Xiao Wedding karena disajikan runut seperti story telling sehingga aku merasakan suasana romantik dan sakral dari awal prosesi sampai prosesi selesai.

Contact us; alamat dan nomor kontak Tomodachi Photography.

FAQ; pertanyaan-pertanyaan yang sering ditanyakan client. Tomodachi Photography memberikan jawaban yang informatif dan to the point sehingga orang yang belum kenal dapat mengenal dengan hanya membaca FAQ website Tomodachi Photography. FAQ dijelaskan dengan Bahasa Inggris. Aku sih tak masalah dengan penggunaan Bahasa Inggris karena Bahasa Inggris harus dikuasai supaya bisa go international.

About us; menjelaskan profil singkat Tomodachi Photography.

Sedikit saran yang membagun untuk Tomodachi Photography

Saat melihat konten website, ada beberapa hal yang mengganjal bagiku, seperti:

1. Saat meng-klik categories dari gallery hanya ada nama pasangan nikah + tempat dan foto-foto yang dipajang. Hal yang terpikir olehku saat meng-klik categories itu seperti membaca blog. Yangmana sebuah blog biasanya memiliki tulisan-tulisan dan keterangan yang menceritakan foto-foto yang dipajang supaya viewer lebih memahami maksud dari foto yang dipajang. Saran aku, sebaiknya ditambahkan tulisan. 1 paragraf cukup kok. Tulisannya memberikan keterangan dan informasi foto seperti kapan acaranya, bagaimana suasananya, bagaimana kesan orang yang datang saat acaranya, bagaimana cuaca dan efek dari foto, dan lain-lain. Kemudian di bawah paragraf dilengkapi venue, make up artist, designer dan semua pihak yang mendukung terciptanya foto-foto yang menarik. Sehingga dapat menjadi referensi tambahan bagi viewer yang ingin melakukan resepsi/event.

2. Aku tidak menemukan foto-foto saat meng-klik family portrait. Hmm, sepertinya website Tomodachi Photography masih baru sehingga lupa memasukan foto family portrait.

3. Perlu informasi lebih detail pada contact us seperti: alamat selain Bali dan peta lokasi. Bukannya Tomodachi Photography mempunyai cabang di Lombok dan Flores serta Jepang juga, kan? Alangkah baiknya semua lokasi diberikan alamat detail dan contact person. Sehingga, calon client dari luar Bali juga dapat lebih mudah menghubungi dan mengunjungi studio Tomodachi Photography.

4. Pada FAQ dapat dilengkapi informasi jenis kamera dan camera equipment yang digunakan. Karena aku juga sering bertanya dan melihat komen-komen foto di media sosial yang menanyakan kamera yang digunakan.

5. Perlunya informasi yang lebih detail pada about us. Seperti: waktu berdirinya Tomodachi Photography, biografi singkat pemiliknya, nama-nama dan foto profil fotografer, suasana studio, daftar client, daftar exhibition. Sehingga viewer lebih kenal Tomodachi Photography.

6. Sebaiknya menambahkan menu lainnya seperti:

  • Book/what we offer yang menceritakan cara booking fotografer dan membuat perjanjian dengan Tomodachi Photography.
  • Testimonial yang berisi kesan client terhadap Tomodachi Photography. Aku pernah diberitahu bahwa testimonial merupakan salah satu faktor penarik bagi customer. Katanya sih webstore dan media sosial belanja online akan semakin laris jika mencantumkan testimonial customer.
  • Pricing. Aku tau uang itu sensitif saat dibicarakan. Namun, pencantuman pricing dapat membantu pihak Tomodachi Photography. Saat repot, tidak perlu menjawab pertanyaan harga dari calon client. Cukup lihat pricing yang tertera pada website sudah bisa mengurangi kerepotan Tomodachi Photography terhadap calon client yang hanya menanyakan, “harganya berapa mba?”
  • Tutorial. Menu tutorial cara mengedit foto atau mendapatkan foto yang berkualitas cukup membantu viewer yang menelusuri website. Tak hanya itu, traffic website Tomodachi Photography akan semakin bertambah karena banyaknya viewer yang melihat website.

“Tulisan ini  diikutkan di lomba review Tomodachi Photography di sini


TAGS Review website


-

Author

Follow Me